
Knowing what’s important and what’s not in handling the daily demands of life is important in achieving the overall goal of happiness and success. This is true also in our walk with God. Often, we misplace priorities and commitments that take much of our energy and time away but doesn’t take us to where it really matters. In this verse, the Lord puts forth what’s important to Him vis-à-vis to what we think is important to Him. Sacrifices and burnt offerings are the forms for something deeper. Merely acting on the forms without expressing the truth behind them is an exercise in vain. Sacrifices are outward forms of repentance accepted in return for God’s mercy, while burnt offerings are actions acknowledging God as the source and supply of all things. Instead of just offering sacrifices and burnt offerings (rituals), God is more interested in us living in mercy and walking in the knowledge of God!
God desires we walk the faith and not just practice the religion!

了解在处理日常生活的各种要求时,什么是重要的,什么是不重要的,对实现幸福和成功的总体目标非常重要。在我们与上帝同行的过程中,这一点同样适用。我们常常把优先次序和责任搞错,这些事情会占用了我们大量的精力和时间,但却无法将我们带到真正重要的地方。在这节经文中,主提出了祂所看重的事物,与我们认为祂看重的事物形成对比。祭品和燔祭只是更深层次意义的外在形式。仅仅执行这些形式而不表达其背后的真理是徒劳的。祭品是悔改的外在形式,用以换取上帝的怜悯,而燔祭则是承认上帝是万物的来源和供应。与其仅仅奉献祭品和燔祭(仪式),上帝更关心的是我们在良善中生活,并在认识神中行走!
上帝希望我们活出信仰,而不仅仅是宗教仪式的实践!

Mengetahui apa yang penting dan apa yang tidak dalam menangani tuntutan kehidupan harian adalah penting dalam mencapai matlamat tentang kebahagiaan dan kejayaan secara keseluruhan. Ini juga hal yang benar di dalam perjalanan kita dengan Tuhan. Kita seringakali tersilap di dalam meletakkan keutamaan dan komitmen sehingga mengambil banyak tenaga dan masa tetapi tidak membawa kita ke tempat yang benar-benar penting. Dalam ayat ini, Tuhan mengemukakan apa yang penting bagi-Nya berbanding apa yang kita fikirkan penting bagi-Nya. Korban dan persembahan bakaran adalah bentuk yang lebih dalam. Bertindak semata hanya atas bentuk tanpa menyatakan kebenaran di sebaliknya adalah satu latihan yang sia-sia. Korban adalah bentuk luaran pertobatan yang diterima sebagai balasan atas belas kasihan Tuhan, manakala korban bakaran adalah tindakan mengakui Tuhan sebagai sumber dan bekalan segala sesuatu. Daripada hanya mempersembahkan korban dan persembahan bakaran (ritual), Tuhan lebih berminat untuk kita hidup dalam belas kasihan dan berjalan dalam pengetahuan akan Tuhan!
Tuhan menghendaki kita berjalan dalam iman dan bukan hanya mengamalkan agama!
