The prophet Elisha certainly knew who he was and what he had when making such a bold statement! The Bible, God’s authoritative Word, has many references declaring our authority in God and yet so many Christians still behave like the rest of the world. To live out the full measure of the Christian faith, we must embrace boldly the identity and calling upon us. We must switch off the old image and feelings of ourselves and switch on the new image of the new creation through the redemptive grace of God. By switching on the new you, the redemptive work of Christ and the reality of God’s grace in you is affirmed to those around you.

Let us rise and embrace the identity and authority of God in us!


先知以利沙之所以敢作出那样大胆的宣告,是因为他清楚自己是谁,也知道自己从神所领受的是什么。圣经,作为神权威的话语,多次明确宣告我们在基督里所得的属灵权柄,然而今天仍有许多基督徒活得与世人无异,忽略了神赋予他们的身份与能力。若我们要活出信仰的真实与丰盛,就必须勇敢地拥抱神在我们身上的身份与呼召。我们要脱去旧有的自我形象与感受,穿上在基督里新造的新人——这是借着救赎之恩所成就的真实改变。当我们选择 “开启” 这全新身份,就是在见证基督的救赎大能和神恩典在我们生命中的实际作为,使周围的人也因此看见神的荣耀。

让我们兴起活出神所赐的身份与权柄!


Nabi Elisa pasti tahu siapakah dia dan apa yang dia miliki ketika dengan berani membuat kenyataan sedemikian! Alkitab, Firman Tuhan yang berwibawa, memiliki banyak rujukan yang menyatakan kuasa kita di dalam Tuhan, namun begitu masih ramai orang Kristian berkelakuan seperti orang-orang duniawi. Untuk menghidupi ukuran penuh iman Kristian, kita harus menerima dengan berani identiti dan panggilan kita. Kita harus mematikan imej dan perasaan lama tentang diri kita sendiri dan menghidupkan imej baru yang adalah ciptaan baru melalui kasih karunia penebusan Tuhan. Dengan menghidupkan anda yang baru, karya penebusan Kristus dan realiti kasih karunia Tuhan dalam anda diteguhkan kepada orang-orang di sekitar anda.

Mari kita bangkit dan merangkul identiti dan kewibawaan Tuhan di dalam diri kita!


Posted

in

,