
Israel is often depicted as the nation that was chosen by God to worship and serve Him. The concept of fearing God is closely linked to their covenantal relationship with Him.
Non-Israelite nations (e.g., Nineveh and Babylon) express a form of reverence toward God, recognizing His power and authority.
According to the Bible, when a nation fears God, several positive consequences are highlighted:
- Blessing and prosperity;
- Righteousness and justice;
- Divine protection;
- Peace and stability;
- Wisdom and guidance;
- Restoration and healing.
Pray that God will make us a nation that fears Him, where we will have mutual respect towards one another and live in unity, understanding, and love.

以色列经常被描绘成神拣选来敬拜和事奉祂的民族。敬畏神的概念与他们与神立约的关系密切相关。
非以色列民族(如尼尼微和巴比伦)表达了对上帝的一种崇敬,承认祂的能力和权柄。
根据圣经,当一个民族敬畏上帝时,几个正面的后果就会显出:
- 祝福和繁荣;
- 正义和公正;
- 神圣的保护;
- 和平稳定;
- 智慧和引导;
- 恢复和医治。
求神使我们成为一个敬畏神的民族,在那里我们彼此尊重,生活在团结、理解和爱中。

Israel sering digambarkan sebagai bangsa yang dipilih oleh Tuhan untuk menyembah dan melayani-Nya. Konsep takut akan Tuhan berkait rapat dengan hubungan perjanjian mereka dengan-Nya. Bangsa bukan Israel (contohnya, Niniwe dan Babel) menyatakan satu bentuk penghormatan kepada Tuhan, mengiktiraf kuasa dan kewibawaan-Nya.
Menurut Alkitab, apabila suatu bangsa takut akan Tuhan, beberapa akibat positif kelihatan:
- Berkat dan kemakmuran;
- Kebenaran dan keadilan;
- Perlindungan Ilahi;
- Kedamaian dan kestabilan;
- Hikmat dan bimbingan;
- Pemulihan dan kesembuhan.
Berdoalah agar Tuhan menjadikan kita bangsa yang takut akan Dia, di mana kita akan saling menghormati antara satu sama lain dan hidup dalam kesatuan, persefahaman, dan kasih.
