
This verse teaches us the importance of passing on our spiritual heritage to at least the next 2 generations after us, like Timothy’s grandmother and mother. This heritage is about reading, meditating, and obeying God’s written Word. With this, our children and grandchildren will continue to walk in obedience to God faithfully and fruitfully all the days of their lives. With God’s help, they will overcome challenges and be a blessing to others. For those of us who don’t have biological children, we can adopt such an approach for our nieces, nephews, and spiritual children.
Let us live lives that testify to God’s goodness and awesomeness so that our generations will follow Him faithfully.

这节经文教导我们, 将我们的属灵遗产传承给至少两代人的重要性,就像提摩太的祖母和母亲一样。这传承关乎阅读、默想和遵行上帝的圣言。这样,我们的子孙后代将在他们的一生中继续忠实而富有成效地顺服上帝。在上帝的帮助下,他们将克服挑战并成为他人的祝福。对于没有亲生子女的人来说,我们可以用这种方法来对待我们的侄女、侄子和属灵的孩子们。
让我们活出见证神美善可畏的生命,好叫我们的世世代代忠心跟随祂。

Ayat ini mengajar kita akan kepentingan mewariskan warisan rohani kita kepada sekurang-kurangnya dua generasi akan datang selepas kita, seperti yang dilakukan oleh nenek dan ibu kepada Timotius. Warisan ini adalah tentang membaca, merenungkan, dan mematuhi Firman Tuhan yang tertulis. Dengan demikian, anak-anak dan cucu-cucu kita akan terus berjalan dalam ketaatan kepada Tuhan dengan setia dan berbuah setiap hari sepanjang hidup mereka. Dengan pertolongan Tuhan, mereka akan mengatasi cabaran dan menjadi berkat kepada orang lain. Bagi kita yang belum memiliki anak kandung, kita boleh mengamalkan pendekatan sedemikian kepada anak-anak saudara perempuan dan lelaki kita serta anak rohani kita.
Marilah kita menjalani kehidupan yang memberikan kesaksian tentang kebaikan dan kehebatan Tuhan supaya generasi kita akan mengikut-Nya dengan setia.
