
Surrendering to God’s will requires humility and trust, demonstrating reverence for His authority. Sometimes the Lord may tug at our hearts to surrender something in our lives, which may feel incomprehensible to our own flesh or the world – as He did with Abraham who had to offer Isaac as a sacrifice. But ultimately, the question boils down to this: Do I fear the Lord and value what He says above my own flesh and what the world says? It is when we do the former that what we experience on our patch of earth becomes aligned with what is in Heaven.
Today, make the decision to heed the voice of the Lord of all Heaven and earth, so you will truly experience Heaven on earth!

降服在神的旨意中需要谦卑与信靠,这彰显了我们对祂权柄的敬畏。有时主会感动我们的心,要我们放下生命中的某些事,这对我们的肉体和这个世界而言可能无法理解——就像神要求亚伯拉罕将以撒献为祭一样。但最终的问题是:我是否敬畏耶和华,并看重祂的话语胜过我的肉体与世人的声音? 当我们选择敬畏神时,我们在地上的经历就与天上对齐。
今天,就立定心志聆听那位掌管天地之主的声音,好让你真真实实地经历天堂在地上!

Menyerah kepada kehendak Tuhan memerlukan kerendahan hati dan kepercayaan, menunjukkan rasa hormat kepada kekuasaan-Nya. Ada masanya Tuhan mungkin menyentak hati kita untuk menyerahkan sesuatu yang ada dalam hidup kita, yang mungkin tidak dapat difahami oleh kedagingan kita sendiri atau dunia – seperti yang Dia lakukan terhadap Abraham yang harus mempersembahkan Ishak sebagai korban. Tetapi akhirnya, punca persoalan adalah ini: Adakah saya takut kepada Tuhan dan menghargai apa yang Dia katakan melebihi kedagingan saya sendiri dan apa yang dunia katakan? Apabila kita takut kepada Tuhan dan menghargai apa yang Dia katakan, apa yang kita alami di bumi menjadi sejajar dengan apa yang ada di syurga.
Hari ini, buatlah keputusan untuk mendengar suara Tuhan atas seluruh syurga dan bumi, supaya anda benar-benar mengalami syurga di bumi!
