This is a global fact – every organization, corporation, and movement is one generation away from destruction. Hence, we ought to give attention to Godly leadership development at home, at work, and at church. Our future depends largely on leadership development, particularly in the area of character.  

Nehemiah appointed two leaders based on their character – their faithfulness and fear of God. They were leaders who were loyal and feared God. This was pronounced over Abraham when he was stopped as he was about to sacrifice his only beloved son.

“Do not lay your hand on the lad, or do anything to him; for now I know that you fear God, since you have not withheld your son, your only son, from Me.” (Genesis 22:12)

The fear of God is the willingness to do whatever God wants you to do. It is also the fear of displeasing Him. Psalm 40:8 says, “I delight to do Your will, O my God, And Your law is within my heart.” Contrast this against His people in Isaiah 65:12, “But (they) did evil before My eyes, And chose that in which I do not delight.”

In ancient China, the Great Wall was built as a massive military defence system against raids, invasion from northern nomadic tribes. However, the Great Wall of China was not invincible. It was breached by Genghis Khan, the Mongols, and then the Manchu. How did they do it? They bribed the gate guards who opened the gates to China’s enemies. The weakness was not in the foundation and structure of the Great Wall but in the weak foundation of the gatekeepers’ character. 

How are you building? Based on character or charisma? Integrity or just ability? Faithfulness and fear of God is a great defence. 


这是一个普遍的事实 — 每一个组织、企业和运动,都可能在一代人之内走向衰败。因此,我们必须重视在家庭、职场和教会中培育属神的领袖。我们的未来,很大程度取决于领袖的培育,尤其是在品格方面。

尼希米按着品格来设立两位领袖 — 他们的忠心和敬畏神。他们是忠诚并且敬畏神的人。这一点也同样在亚伯拉罕的生命中被印证,当他预备献上自己所爱的独生子时,

神对他说:“不可在这童子身上下手,一点不可害他!现在我知道你是敬畏神的了,因为你没有将你的儿子,就是你独生的儿子,留下不给我。”(创世记 22:12)

敬畏神,就是愿意去做神要你做的一切,也是害怕让祂不喜悦的心。诗篇 40:8 说:“我的神啊,我乐意照你的旨意行;你的律法在我心里。”与此相对的是以赛亚书 65:12 所描述的百姓:“行我眼中看为恶的,拣选我所不喜悦的事。”

在中国古代,万里长城被建造成一个庞大的军事防御系统,用来抵御北方游牧民族的入侵。然而,万里长城并非坚不可摧。它曾被成吉思汗的蒙古军队,以及后来满族所攻破。他们是怎么做到的?他们贿赂守门的人,让守门的人打开城门。问题不在于城墙的结构,而在于守门人品格的破口。

你是如何在建造呢?是建立在品格上,还是建立在魅力上?是建立在正直上,还是仅仅建立在能力上?忠心与敬畏神,是最坚固的防线。


Ini adalah fakta global – setiap organisasi, korporat, dan gerakan hanya sejauh satu generasi daripada kemusnahan. Oleh itu, kita harus memberi perhatian kepada pembangunan kepemimpinan yang berlandaskan nilai ilahi di rumah, di tempat kerja, dan di gereja. Masa depan kita banyak bergantung kepada pembangunan kepemimpinan, terutamanya dalam aspek karakter.

Nehemia melantik dua orang pemimpin berdasarkan karakter mereka – iaitu kesetiaan dan rasa takut kepadaTuhan. Mereka adalah pemimpin yang setia dan takut akan Tuhan. Perkara ini juga dinyatakan ke atas Abraham ketika dia dihentikan pada waktu sedang bersedia untuk mengorbankan anak tunggal yang dikasihinya.

Lalu Ia berfirman: ”Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Tuhan, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku.” (Kejadian 22:12)

Takut akan Tuhan adalah kesediaan untuk melakukan apa sahaja yang Tuhan mahu anda lakukan. Ia juga merupakan rasa takut untuk mengecewakan-Nya. Mazmur 40:8(9) menyatakan, “aku suka melakukan kehendak-Mu, ya Tuhanku; Taurat-Mu ada dalam dadaku.”

Bandingkan ini dengan umat-Nya dalam Yesaya 65:12, “tetapi kamu melakukan apa yang jahat di mata-Ku dan lebih menyukai apa yang tidak berkenan kepada-Ku.”

Di China purba, Tembok Besar dibina sebagai sistem pertahanan ketenteraan yang besar untuk menahan serangan dan pencerobohan daripada suku nomad di utara. Walau bagaimanapun, Tembok Besar China bukanlah kebal. Ia telah dicerobohi oleh Genghis Khan, bangsa Mongol, dan kemudiannya bangsa Manchu. Bagaimana mereka melakukannya? Mereka merasuah penjaga pintu yang kemudiannya membuka pintu kepada musuh-musuh China. Kelemahan tersebut bukanlah pada asas dan struktur Tembok Besar itu sendiri, tetapi pada asas karakter penjaga pintu yang lemah.

Bagaimanakah anda membangun? Adakah berdasarkan karakter atau karisma? Integriti atau sekadar kebolehan? Kesetiaan dan takut akan Tuhan adalah benteng pertahanan yang paling kuat.