
Nehemiah teaches us how to pray right. Pray with persistence (“day and night”). Jesus said in the Parable of the Persistent widow “shall not God respond to His own chosen who cry to Him day and night?” (Luke 18:1-8)
Nehemiah identified with his people with deep repentance. There was personal connection and confession. Do you identify with God’s people? Do you own up to personal failures, sins, faithlessness, disobedience that have contributed to the state of the church, your family, your work?
Are you a living stone in God’s building or a lone dead stone lying outside somewhere?

尼希米教导我们如何正确地祷告。恒切祷告(“昼夜不住”)。耶稣在 “不义官与寡妇” 的比喻中也这样说:“神的选民昼夜呼吁他,他纵然为他们忍了多时,岂不终久给他们伸冤吗?” (路加福音 18:1–8)
尼希米也以深切的悔改与百姓认同。他的祷告不是抽离的,而是带着个人的连结与认罪。你是否真实地与神的百姓认同?你是否愿意承认那些个人的失败、罪、失信与不顺服,而这些也可能影响了教会、家庭和你的工作光景?
你是神建造中的一块活石,还是一块孤立、死气沉沉、被丢在外面的石头?

Nehemia mengajar kita cara untuk berdoa dengan betul. Berdoa dengan tekun (“siang dan malam”). Yesus berkata dalam perumpamaan tentang balu yang tekun, “Tidakkah Tuhan akan membela umat-Nya yang berseru kepada-Nya siang malam?” (Lukas 18:1-8).
Nehemia mengenal pasti dirinya dan bangsanya dengan pertobatan yang mendalam. Wujudnya hubungan peribadi dan pengakuan dosa. Adakah anda mengenal pasti diri anda dengan umat Tuhan? Adakah anda mengakui kegagalan peribadi, dosa, ketidaksetiaan, dan ketidakpatuhan yang telah menyumbang kepada keadaan gereja, keluarga, dan pekerjaan anda?
Adakah anda batu hidup dalam bangunan Tuhan atau sekadar batu mati yang terpinggir di luar sana?
