
They fasted, put on sackcloth, placed dirt onto their heads, separated themselves, and confessed. These five actions expressed their regret and remorse for past sins. There are principles in these two verses. Although we do not express our repentance in such a manner, let us watch against a dismissive, indifferent attitude towards sin. Sin grieves the Holy Spirit and insults our Redeemer. Hebrew 6:6 laments that those who walk away after having tasted the mercies and grace of God “crucify again for themselves the Son of God, and put Him to an open shame.” Although merciful forgiveness is magnanimously granted, repentant humility and brokenness must grip us within. The Lord is glorious in holiness and greatly to be feared.
They did one more thing, they “confessed their sins and the iniquities of their fathers.” There is no forgiveness without confession. “If we confess our sins, He is faithful and just to forgive us our sins and to cleanse us from all unrighteousness” (1 John 1:9). Confessions acknowledge sins committed against God. Verses 8 and 10 emphasise that if we claim we have not sinned when the Word says we have, we deceive ourselves, make God out to be a liar, and the truth is not in us. To admit our sins, to say, “I am sorry” and “Please forgive me” leads to forgiveness and cleansing from all unrighteousness.
In the matter of sins in our lives, posture before God with fearful respect and repentant confession.

他们禁食,穿上麻布,头上抹土,分开,忏悔。这五个行为表达了他们对过去罪行的悔恨。这两节经文中有原则。虽然我们不以这种方式表达悔改,但让我们警惕,避免对罪恶的轻视和冷漠态度。罪使圣灵忧伤,侮辱我们的救赎主。希伯来书 6:6 哀叹,那些尝过神的怜悯和恩典后离开的人,“为自己钉死神的儿子,使祂蒙羞”。 虽然宽宏大量地给予仁慈的宽恕,但悔悟的谦卑和破碎必须牢牢抓住我们内心。主在圣洁中荣耀,令人极度敬畏。
他们还做了一件事,他们 “忏悔了自己的罪和父亲的罪恶”。没有忏悔就没有宽恕。“若我们承认罪,祂是信实公义的,免我们的罪,洁净我们一切不义”(约翰一书 1:9)。 忏悔承认对上帝所犯的罪。第 8 节和第 10 节强调,如果我们声称自己没有犯罪,而圣经却说我们有罪,那就是自欺欺人,把神描绘成说谎者,真理不在我们里面。承认我们的罪,说“我很抱歉”和“请原谅我”,会带来宽恕,并净化一切不义。
在我们生命中的罪的问题上,要俯伏在上帝面前至以敬畏和悔改的忏悔态度。

Mereka berpuasa, memakai kain kabung, meletakkan tanah di atas kepala mereka, memisahkan diri, dan mengaku dosa. Lima tindakan ini menyatakan penyesalan dan penginsafan mereka atas dosa-dosa masa lalu. Terdapat prinsip dalam dua ayat ini. Walaupun kita tidak menyatakan pertobatan kita dengan cara sedemikian, marilah kita berwaspada terhadap sikap acuh tak acuh terhadap dosa dan meremehkannya. Dosa mendukacitakan Roh Kudus dan menghina Penebus kita. Ibrani 6:6 meratapi bahawa mereka yang pergi setelah merasai belas kasihan dan rahmat Tuhan “menyalibkan lagi bagi diri mereka Anak Tuhan, dan menghina Dia secara terbuka.” Walaupun pengampunan yang penuh belas kasihan diberikan dengan murah hati, kerendahan hati dan kehancuran yang bertaubat mesti mencengkam kita di dalam. Tuhan mulia dalam kekudusan dan sangat ditakuti.
Mereka melakukan satu perkara lagi. Mereka “mengaku dosa-dosa mereka dan kesalahan nenek moyang mereka.” Tiada pengampunan tanpa pengakuan dosa. “Jika kita mengaku dosa kita, maka Dia setia dan adil, sehingga Dia mengampuni dosa-dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan” (1 Yohanes 1:9). Pengakuan dosa mengakui dosa-dosa yang dilakukan terhadap Tuhan. Ayat 8 dan 10 menekankan bahawa jika kita mengakui kita tidak berdosa sedangkan Firman mengatakan kita berdosa, kita menipu diri sendiri, menjadikan Tuhan sebagai pembohong, dan kebenaran tidak ada di dalam kita. Mengakui dosa kita, berkata, “Saya minta maaf” dan “Ampunilah saya” membawa kepada pengampunan dan pembersihan dari segala kejahatan.
Dalam hal dosa dalam hidup kita, bersikaplah di hadapan Tuhan dengan rasa hormat yang takut dan pertaubatan yang ikhlas.
