
It is hard to control what happens on the outside, but easier to control what’s inside you – your response, attitude, perspective, and emotion. The Scripture exhorts us to take heed to ourselves. When we can self-manage what’s within us, we will not be affected by what’s happening around us. The external can only get to you if you open the door to it. Here’s the irony: Almost all happiness in life is people-related, and so are sadness and stress! What the Lord teaches here is absolutely the key to this dilemma. Rebuke when one sins against you and forgive when they repent.
Don’t take too deeply, don’t begrudge, and don’t hold too strongly against the person, and you will be happier and healthier!

控制外在发生的事情很难,但更容易控制你内心的东西——你的反应、态度、观点和情绪。圣经劝勉我们要谨慎自己。当我们能够自我管理我们内心的东西时,我们就不会受到周围发生的事情的影响。只有你打开它的门,外部才能接近你。具有讽刺意味的是:生活中几乎所有的快乐都与人有关,悲伤和压力也是如此!主在这里所教导的绝对是解决这个困境的关键。当一个人得罪你时要责备,当他们悔改时要原谅。
不要太深究,不要恚恨,也不要太紧地反对这个人,你会更快乐、更健康!

Sukar untuk mengawal apa yang berlaku di luar, tetapi mudah untuk mengawal apa yang ada di dalam diri anda – respon, sikap, perspektif dan emosi anda. Firman Tuhan menggesa kita untuk memperhatikan diri kita sendiri. Apabila kita dapat mengurus sendiri apa yang ada dalam diri kita, maka kita tidak akan terjejas dengan apa yang berlaku di sekitar kita. Perkara-perkara luar hanya boleh sampai kepada anda jika anda membuka pintu baginya. Ironinya: Hampir semua kebahagiaan dalam hidup berkaitan dengan orang lain, dan demikian juga kesedihan dan tekanan! Apa yang Tuhan ajarkan di sini adalah kunci kepada dilema ini. Tegurlah ketika seseorang berbuat dosa kepadamu dan ampunilah apabila mereka bertaubat.
Jangan bawa terlalu dalam, berdendam, dan menentang terlalu keras terhadap sesiapapun, maka anda akan lebih bahagia dan lebih sihat!
